Minggu, 08 November 2020

PARADIGMA PSIKOPATOLOGI BERDASARKAN PSIKODINAMIKA

 

ANAMNESIS & DIAGNOSIS MULTIAKSIAL



 

 

Hai teman-teman, mari kita bahas mengenai Paradigma Psikopatologi berdasarkan Psikodinamika.

Paradigma dalam kamus psikologi adalah satu model atau pola yang mendemonstrasikan semua fungsi yang mungkin ada dari apa yang tersaji. 

psikopatologi adalah ilmu bidang psikologi yang mempelajari penyakit mental, tekanan mental dan perilaku maladaptif. 

sedangkan psikodinamika adalah teori yang berusaha menjelaskan hakikat dan perkembangan kepribadian

Anamnesis adalah komunikasi aktif antara klien dengan psikolog atau dokter yang meliputi :

1.   Alasan berobat

2.   Riwayat gangguan sekarang

3.   Riwayat gangguan dahulu

4.   Riwayat pengembangan diri

5.   Latar belakang sosial, keluarga, pendidikan, pekerjaan, perkawinan, dll.

Diagnosis multiaksial terdiri dari 5 aksis yaitu :

Aksis I : gangguan klien, kondisi lain yang menjadikan fokus perhatian klinis.

Aksis II : gangguan kepribadian, retardasi mental

Aksis III : kondisi medik umum

Aksis IV : masalah psikososial dan lingkungan

Aksis V : penilaian fungsi secara global

Dengan catatan sebagai berikut :

Þ    Antara aksis I, II, III tidak selalu harus ada hubungan etiologik atau patogenesis.

Þ    Hubungan antara “aksis I-II-III” dan “aksis IV” dapat timbal-balik saling mempengaruhi.

Tujuan dari diagnosis multiaksial :

1.   Mencakup informasi yang “komprehensif” (gangguan jiwa, kondisi medik umum, masalah psikososial dan lingkungan, taraf fungsi secara global), sehingga dapat membantu dalam :

              Perencenaan terapi

              Meramalkan “outcome” atau prognosis

 

2.   Format yang “mudah” dan “sistematik”, sehingga dapat membantu dalam :

              Menata dan meng-komunikasi-kan informasi klinis

              Menangkap kompleksitas situasi klinis

              Menggambarkan heterogenitas individual dengan diagnosis klinis yang sama

3.   Memacu penggunaan “model bio-psiko-sosial” dalam klinis, pendidikan, dan penelitian.

 

Referensi : Buku saku diagnosis gangguan jiwa rujukan ringkas dari PPDGJ-III DSM-5 ICD-11.

https://www.youtube.com/watch?v=EaVntzfrXZI 

Referensi gambar : https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fmajalahpendidikan.com%2Fanamnesisanamnesa-pengertian-tujuan-cara-dan-persiapan%2F&psig=AOvVaw1Pqop_8w7-GbU3z7pQd4-Y&ust=1604933326388000&source=images&cd=vfe&ved=0CAIQjRxqFwoTCKj8lN6Y8-wCFQAAAAAdAAAAABAD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REVIEW BEDAH FILM & KASUS TEMA PSIKOPATOLOGI LANSIA

  KELOMPOK 7 : PSIKOPATOLOGI LANSIA (DEMENSIA VESKULAR) Hai guys kali ini kita akan bahas tema terkahir nih, yaitu psikopatologi lansia. P...