Kamis, 07 Januari 2021

REVIEW BEDAH FILM & KASUS TEMA PSIKOPATOLOGI ANAK


KELOMPOK  1 : PSIKOPATOLOGI ANAK  (FILM SILENCED)

Pada kesempatan kali ini kita akan mereview mengenai bedah film yang dilakukan oleh kelompok 1 yaitu film silenced film yang menceritakan tentang pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur yang notabenya adalah anak tuna rungu disebuah sekolah yang juga memiliki asrama, pelecehan tersebut dilakukan oleh 3 orang yaitu, kepala sekolah, kepala administrasi dan salah satu guru laki-laki. Anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual tersebut adalah anak-anak yang bisa dikatakan kurang berada sehingga mereka (pelaku) memperlakukan anak-anak tersebut dengan semena-mena. Tidak hanya perempuan rupanya yang menjadi korban pelecehan seksual, tetapi juga laki-laki, di film tersebut diceritakan salah satu korban yang bernama Minsoo dan adiknya mereka adalah anak tuna rungu yang berjenis kelamin laki-laki dan mendapatkan pelecehan seksual dari guru laki-lakinya, sampai ketika adik dari Minsoo tersebut tidak dapat menahan rasa sakit akibat dari pelecehan tersebut dan memutuskan untuk bunuh diri di rel kereta api, tentu saja hal itu sangat memilukan bagi Minsoo. Lain halnya dengan dua korban yang lain, yaitu dua anak perempuan Yeondoo dan Yoori. Mereka mendapat pelecehan seksual dari kepala sekolah dan kepala administrasi, dan parahnya Yoori mendapatkan pelecehan dari kelas 3 SD.

Dari kasus dalam film tersebut kita dapat mengetahui bahwa pelecehan seksual tidak hanya hanya terjadi pada orang dewasa saja dan perempuan, tetapi dapat terjadi pada anak-anak dan juga laki-laki. Tidak hanya di korea, tetapi di negara manapun pasti hal tersebut marak terjadi dan sangat memilukan apalagi terjadi pada anak-anak dibawah umur. Dari film tersebut dapat kita lihat bahwa korban pelecehan seksual memiliki perilaku yang berbeda dari teman-teman yang lain seperti menarik diri dari orang sekitar, selalu murung, pendiam dan susah didekati oleh orang baru. Hal-hal tersebut merupakan dampak psikologis dari korban pelecehan seksual. Pelecehan seksual bisa berdampak pada psikologis dan fisik. Dampak fisik yaitu adanya kesakitan-kesakitan dibagian-bagian tertentu terutama bagian reproduksi. Untuk mencegah pelecehan seksual pada anak-anak baik bagi penyandang disabilitas dan tidak kita harus mengedukasikan dengan baik, bagian mana saja tubuh ini yang boleh dipegang dan tidak, bagiamana cara melindungi dirinya, bagaimana bisa bertahan saat ada orang-orang yang akan berperilaku jahat terhadap dirinya. Bagi orang yang bekerja di sektor pendidikan untuk lebih diperhatikan terutama kepada anak-anak supaya selalu dalam pengawasan. Bagi para orang tua sebaiknya memberikan edukasi dan tidak lupa untuk selalu anak dalam pengawasan. Sekian review bedah film silenced ini,semoga untuk kedepannya tidak ada lagi korban-korban pelecehan seksual baik anak-anak maupun ornag dewasa dan jangan lupa untuk selalu mengedukasikan dan memberikan pengawasan kepada adik-adik kita supaya tidak terjadi hal yang buruk. Terimakasih.....


KELOMPOK 2 : PSIKOPATOLOGI ANAK (CORONA DAN DILEMA GURU MENGAJAR SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS)

Pembelajaran jarak jauh sulit dilakukan untuk anak berkebutuhan khusus maupun yang tidak berkebutuhan khusus. Kesulitan untuk pengajaran abk adalah guru harus memberikan instruksi secara berulang-ulang dan tidak bisa bertemu secara langsung, ada juga kendala saat proses belajar mengajar yaitu anak tidak fokus melihat guru lewat media elektronik, anak sulit mengikuti instruksi dari guru, jaringan juga sering terputus-putus.

Pembelajaran yang sering diberikan saat daring adalah membenah diri seperti mempraktikan makan, memakai pakaian, dsb. Pembelajaran akademik tidak ditekankan karena terkait dengan kebutuhan khusus anak-anak dan pembelajaran sosial tidak bisa dilakukan karena anak-anak tidak bisa bertemu teman-teman secara langsung.

Untuk anak Autis yang agak parah lebih ditekankan ke non akademik seperti mewarnai, berhitung satu sampai sepuluh sudah cukup baik. Peran orangtua atau pendampingan orangtua sangat dibutuhkan dalam pembelajaran jarak jauh supaya anak dapat lebih fokus dan bisa mengarahkan instruksi dari guru.

Sistem pembelajaran untuk anak autis saat normal atau sebelum daring yaitu face to face, guru mendampingi satu sampai dua anak tetapi jika anak tersebut memiliki kebutuhan yang lebih dikhususkan guru hanya mendampingi satu anak saja. Untuk ujia-ujian seperti uts, uas, ujian nasional disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak masing-masing. Cara menarik perhatian anak Autis supaya fokus yaitu guru harus mengetahui atau mengenali momen atau saat dimana anak tersebut benar-benar konsentrasi. Sekian review untuk bedah kasus kelompok 2, terimakasih....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REVIEW BEDAH FILM & KASUS TEMA PSIKOPATOLOGI LANSIA

  KELOMPOK 7 : PSIKOPATOLOGI LANSIA (DEMENSIA VESKULAR) Hai guys kali ini kita akan bahas tema terkahir nih, yaitu psikopatologi lansia. P...