KELOMPOK 7 : PSIKOPATOLOGI LANSIA (DEMENSIA VESKULAR)
Hai guys kali ini kita akan bahas tema terkahir nih,
yaitu psikopatologi lansia. Pada kelompok 7
ini akan membahas topik tentang demensia verskular. Apa si demensia veskular
itu ? kalo orang awam bilangnya kepikunan, tapi pikun kok dibahas di psikologi
? nah ada pengertian yang lebih mendalam nih mengenai demensia, yuk bahas.....
Demensia adalah penurunan fungsi kognitif secara
bertahap dan berdampak pada fungsi kehidupan sehari-hari seperti memori. Demensia
ini berhubungan juga dengan biologis karena berkaitan dengan organ-organ otak,
fungsi otak dan gangguan-gangguan yang menyerang otak.
Penyebab demensia
apa ya ?
Paling banyak berkaitan penyebabnya secara biologis secara
umum seperti alzheimer, gangguan di frontal otak, sub korteks dan gangguan demensia
veskular. Keempat gangguan ini memiliki ciri khas berbeda.
Demensia banyak menyerang lansia, orang diatas 65
tahun. Lansia secara psikologis dibagi menjadi lansia awal, lansia madya, lansia
akhir. Semakin usia tua seseorang akan semakin beresiko mengalami demensia. Orang
yang mengalami demensia terganggu fungsi kognitifnya dan memori.
Demensia
Veskular itu apa ya ? bahaya gak ?
Semua demensia adalah gangguan degeneratif, jadi
semakin bertambahnya usia akan semakin bertambah keparahannya. Demensia antara
individu satu dengan yang lain berbeda-beda dan tergantung dengan kondisi
biologis masing-masing dan penanganannya. Penanganan Demensia dilakukan oleh
dokter yaitu obat-obatan karena berkaitan dengan kondisi biologisnya.
Apa tidak bisa dilakukan penanganan psikologis ? tidak
semua orang yang mengalami demensia bisa dilakukan penanganan secara
psikologis, karena memiliki gangguan fungsi kognitif dan sulit untuk diajak
terapi dan konseling mengenai kognitif.
Gejala demensia
itu apa aja ya ?
1.
Demensia dia area
frontal, biasanya gejala yang ditampakkan adalah menjadi orang yang apatis,
tidak ingin terlibat dengan berbagai kegiatan sehari-hari yang menyenangkan,
emosi yang naik turun dan suka meledak-ledak, suka menuduh orang lain.
2.
Demensia Sub Korteks,
yang ditampakkan gejala dengan fungsi motorik, seperti kesulitan menggosok
gigi.
3.
Demensia Veskular,
adanya gangguan yang terkait dengan otak misalnya berkali-kali terserang stroke,
mengalami kelumpuhan motorik dibagian tertentu.
4.
Demensia yang
Kompleks, jadi gangguannya bervariasi antara ketiga jenis demensia diatas.
Pesan dari Moderator dan Narasumber : sayangilah dan
rawatlah Ibu dan Ayah kalian, Kakek dan Nenek kalian sebaik mungkin 😊
Wah gak kerasa ya ini udah review bedah filn & kasus
terakhir nih, kalau kelompok 7 kemarin membahas mengenai demensia, kelompok 8
akan membahas mengenai alzheimer pada lansia sekaligus bedah film Still Alice
yang menceritakan lansia yang terkena alzheimer. Wah seru banget ya
teman-teman. Semoga bedah film & kasus yang terakhir ini menjadikan kita semakin
menabung banyak ilmu, yang dimulai psikopatologi anak hingga lansia ini. Yuk mari
kita bahas...........
Film Still Alice ini diangkat dari sebuah novel dengan
judul yang sama yaitu Still Alice, film ini menceritakan tentang masalah lansia
yang didiagnosa mengenai alzheimer dini. Nah apa si itu Alzheimer ? menyerang
lansia ?
Lansia adalah sekumpulan atau sekelompok penduduk
dengan usia 60 tahun. Pada individu dengan usia lebih dari 60 tahun secara
fisiologis akan mengalami penurunan fungsi organ secara alami termasuk memori
dan kemampuan kognitif, sering ditandai dengan lupa atau pikun. Pribadi ini
menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung, dan orang-orang disekitarnya terasa
menjengkelkan. Mengingat psikopatologi lansia ini, semua tindakan yang
dilakukan bukanlah kemauannya melainkan karena penyakit atau gangguan yang dideritanya.
Cara mengatasi
kecemasan pada lansia gimana ya ? apa yang harus kita lakukan ?
Lebih menyayangi mereka, ketika mereka marah kita harus
menegurnya dengan lembut, kita harus menemani mereka, mendengarkan cerita mereka
walaupun perkataanya selalu berulang-ulang. Disaat mereka nyaman dengan
kehadiran kita, mereka akan membuka diri dengan kita.
Alzheimer
itu apa sih ?
Alzheimer adalah penyakit yang menyebabkan penurunan
daya ingat, penurunan daya pikir dan bicaranya, kognitif. Dan biasanya
didiagnosis pada orang lanjut usia. Penyakit alzheimer adalah penyakit yang
dapat diturunkan secara genetik.
Bagaimana
mencegah Alzheimer ?
1. Olahraga teratur.
2. Tetap bersosialisasi.
3. Pola makan sehat Þ
banyak mengonsumsi 4 sehat 5 sempurna.
4. Dengan Stimulasi
mental Þ tetap berusaha mengasah otak, berusaha melakukan
aktivitas baru, membaca buku.
5. Tidur yang cukup Þ
6-8 jam. Beta ameloid Þ protein untuk membentukan memori.
6.
Mengurangi stress Þ
stress yang terjadi terus menerus dapat menimbulkan kerusakan di otak. Cara mengurangi
stress Þ rekreasi, melakukan hobi.
Cara ngobatinnya
gimana ?
Tujuannya untuk mengurangi gejala yang ada, meringankan
gejala yang ada.
1.
Memberikan
obat-obatan.
2.
Menciptakan lingkungan
yang aman dan supportif.
3.
Olahraga Þ
dengan olahraga dapat menimbulkan gairah baru.
4.
Nutrisi.
Faktor resiko
dari Alzheimer ?
1.
Mereka yang berusia
lebih dari 60 tahun.
2.
Genetik.
3.
Gaya hidup.
4.
Penyakit, contohnya
Þ jantung, darah tinggi, diabetes.
Gejala-gejala
Alzheimer apa aja ya ?
1.
Tahap awal
penderita akan lupa (pelupa).
2.
Kesulitan bicara,
merencanakan sesuatu, memutuskan sesuatu.
3.
Kerap merasa
bingung
Tanda-tanda
Alzheimer pada usia dibawah lansia ?
1.
Hilangnya ingatan
singkat.
2.
Tidak bisa
mengambil keputusan.
3.
Perubahan suasana
hati yang tiba-tiba.
4.
Kesulitan mengenali
angka dan uang.
5.
Lupa dengan kegiatan
sehari-hari.
6.
Sering lupa meletakkan
sesuatu.
7.
Sulit
berkonsentrasi
8.
Mendadak tidak
kenal waktu & tempat.
9.
Sering berjalan
tanpa tujuan.
Menjaga kesehatan sangatlah penting dilakukan sejak
kita masih muda, baik kesehatan fisik maupun psikis demi keseimbangan hidup
kita ini. Terimakasih telah membaca blog review ini, kiranya bermanfaat dan
membantu 😊

Tidak ada komentar:
Posting Komentar