Minggu, 10 Januari 2021

REVIEW BEDAH FILM & KASUS TEMA PSIKOPATOLOGI DEWASA

 KELOMPOK 5 : PSIKOPATOLOGI DEWASA (DILEMA ADIKSI GANJA)

Dilema adiksi ganja diangkat dari kasus seorang artis yang memakai salah satu narkoba yaitu ganja. Alasannya memakai ganja yaitu untuk mengisi waktu luang ditengah pandemi ini dan mengatasi gangguan tidurnya.

Apa itu narkoba dan mengapa ganja menjadi salah satu jenis narkoba ?

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya. Jikalau ditanya mengapa ganja termasuk narkoba, ganja termasuk dalam undang-undang narkoba termasuk ke dalam narkoba karena memiliki kandungan yang akan mempengaruhi kinerja otak dan membuat ketagihan. Ketika otak kita sudah terpengaruh, obat-obat dan zat itu akan mempengaruhi perilaku, emosi dan cara berpikir. Ganja termasuk kedalam narkoba golongan 1, golongan 2 biasanya digunakan dalam dunia medis dan golongan 3 adalah yang zat paling rendah untuk digunakan dalam kecanduan. Karakteristik dari ganja adalah memiliki zat kanabinoid yang menimbulkan efek adiksi oleh karena itu ganja dimasukkan kedalam Narkoba.

Ganja bisa digunakan untuk mengatasi kesulitan tidur ?

Penyebab orang mengkonsumsi ganja adalah kandungan dari ganja sendiri yaitu kanabinoid yang juga memiliki efek relaksasi menenangkan. Membantu lebih cepat tidur dan kualitas tidur yang baik.

Perilaku dan ciri khusus pengguna ganja ? bagaimana itu ?

Penggunaan ganja tidak selalu karna coba-coba, ada orang yang menggunakan narkoba karena adanya masalah-masalah psikologis ataupun masalah lain dan peralihan dari rasa sakit mereka adalah narkoba.

Perilaku pengguna ganja yang khas adalah punya energi yang tidak habis, tidak mudah lelah tetapi pada pengguna lain bisa jadi mudah lelah dan mengantuk, jadi efek ganja berbeda-beda tergantung individu dan juga dosis yang digunakan. Secara fisik Kulitnya kusam, tubuh yang kurus karena salah satu efek ganja. Secara kognitif, apabila diajak bicara tidak nyambung tetapi ada juga yang menjadi lebih kreatif, berbicara menggebu-gebu. Secara psikologis, orang-orang pengguna narkoba adanya mood swing jadi mudah marah, adanya kegelisahan, gejala depresi.

Jadi teman-teman narkoba itu tidak baik bagi tubuh kita secara fisik maupun psikologis dan kognitif, alangkah baiknya kita yang mengetahui bahaya terssebut dapat menghindari dan mengedukasikan kepada orang lain. Hidup sehat dan jauh dari narkoba!



KELOMPOK 6 : PSIKOPATOLOGI DEWASA (FILM EVERYONE IS THERE)

Hai guys kembali lagi kita akan mereview bedah film korea yeayyy, tetapi kali ini bukan drama melainkan sebuah movie yang menceritakan tentang seseorang yang memiliki kepribadian ganda. Menarik bukan ? ayo kita review bedah filmnya.....

Sebelum membahas lebih jauh filmnya seperti apa, apakah teman-teman tau DID (dissociative identity disorder) ?

Jadi DID adalah seseorang yang memiliki gangguan kepribadian ganda/majemuk, satu orang bisa berperan dalam berbagai macam peran atau ego alter.

Dalam film tersebut tokoh utama memiliki beberapa kepribadian, mengapa demikian ?

Di dalam film tersebut mengisahkan beberapa peristiwa yang dialami yang berakibat pada pembentukan kepribadian ganda tersebut. Salah satu peristiwa yang membuat tokoh utama mengalami trauma yaitu perceraian kedua orangtuanya. Ketika mengalami trauma terbentukah fiksasi yaitu peristiwa-peristiwa yang mengendap yang ia ingat dan menimbulkan pesan yang kuat dan menghambat dalam pengekspresian. Segala pengalaman tersebut direpress ke alam bawah sadar, hal ini berupa kenangan yang sewaktu-waktu bisa muncul apabila ada peristiwa-peristiwa yang sama. Dalam konsep psikoanalisis trauma menimbulkan fiksasi.

Bullying yang dialami dapat menimbulkan DID ?

Ketika anak mengalami trauma, ketika masa kecil ia berada di posisi yang tidak berani melakukan pemberontakan seperti patuh dan menyerah. Hal tersebut merupakan bentukan ego yang berakibat terhadap sikap yang pasif dan pendiam, tetapi pada saat yang sama ketika ia dalam posisi lemah ada rasa amarah dan kebencian yang diperankan oleh orang lain dalam imajinasinya yang agresif. Peran yang lain yaitu guru sebagai pemecah masalah terhadap konflik yang dialami.

Orang yang sering mendapatkan kekerasan fisik dan trauma dapat memiliki kepribadian ganda ?

Trauma memang menjadi penyebab utama DID, tetapi penyebab trauma tidak selalu menjadikan DID.

Bagaimana ya cara menangani orang yang terkena DID ?

Tidaklah mudah menangani hal tersebut, diambil contoh dari film tersebut saat ia sudah keluar dari DID tetapi saat di airport ia memakai sepatu kembarannya yang artinya sewaktu-waktu hal tersebut masih bisa muncul. Tetapi secara teoretik bisa diubah, tetapi tetap saja tidak mudah karena bisa jadi saat dihadapkan terapis peran yang ditampilkan bisa berubah-ubah.

Sekian review bedah film kelompok 6 ya teman-teman semoga bermanfaat 😊


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REVIEW BEDAH FILM & KASUS TEMA PSIKOPATOLOGI LANSIA

  KELOMPOK 7 : PSIKOPATOLOGI LANSIA (DEMENSIA VESKULAR) Hai guys kali ini kita akan bahas tema terkahir nih, yaitu psikopatologi lansia. P...